Dinas Perhubungan Cikarang Kerja Sama dengan Calo?
jpnn.com, CIKARANG - Dinas Perhubungan dituding berkerja sama dengan para calo dalam pengurusan pembayaran uji kir. Sehingga pembayaran uji kir bagi yang melakukan pengecekan kendaraan setiap 6 bulan sekali harganya melambung tinggi.
Sesuai informasi yang diterima dari penguji kir kendaraan, mereka harus melewati calo, sehingga membayar hingga Rp 400 ribu untuk kemulusan dalam pengurusan.
Padahal bila diurus langsung, biayanya hanya berkisar Rp 70 ribuan untuk retribusi.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Taih Minarno saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Perhubungan, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kamis (18/1).
Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan, Kuncoro mengaku tidak mengetahui adanya pengurusan uji kir harus melalui perantara.
”Kebetulan kepala dinas sedang tidak ada, lagi keluar kota dinas luar sama bagian Pengujian Kendaraan Bermotor. Jadi yang membidangi masalah kir sedang tidak ada. Karena kebetulan saya juga pemangku jabatan di dishub, maka dari itu kami yang menemui saat dewan sidak,” tuturnya. (dam/gob)
Mereka yang ingin melakukan uji KIR harus merogoh kocek Rp 400 ribu agar prosesnya cepat dan lancar. Padahal bila diurus langsung hanya sekitar Rp 70 ribu.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Pengumuman, Car Free Day Akhir Pekan Ini Ditiadakan
- Waktu Proses Uji KIR di Hino Kurang Dari 1 Jam
- UPT PKB Dishub Kota Tangerang Diganjar Akreditasi A, Siap Beri Pelayanan Terbaik
- 10.182 Kendaraan di Jaktim Terjaring Operasi Lintas Jaya dalam Kurun 9 Bulan
- Polisi Daerah Ini Siap Berlakukan Tilang Emisi
- Kendaraan Pengangkut Barang Dilarang Beroperasi di Pekanbaru, Ini Alasannya