Dinda Hauw Bersinar berkat Peran Sakit
Dilarang Main Film Aneh-Aneh
Minggu, 26 Februari 2012 – 18:18 WIB

Dinda Hauw Bersinar berkat Peran Sakit
Film SKUT juga begitu membekas di hatinya. Sebab, Dinda mengorbankan banyak hal dan harus melalui proses tes yang panjang. Selain itu, emosinya terjalin di sana. "Aku dipilih sendiri oleh bapak (almarhumah) Keke. Setelah masuk dua besar, aku bertemu keluarga Keke. Aku yang dipilih," terangnya. Di syuting hari terakhir dia bertemu dengan ibu Keke. "Waktu pamitan, kami berpelukan erat sekali. Setelah itu, aku nangis," ungkapnya.
Sebelum bermain SKUT, perempuan kelahiran Palembang, 14 November 1996, tersebut beberapa kali terlibat sinetron dan iklan. Tetapi, baru di film itulah namanya melambung dan diperhitungkan sebagai raising star. Banyak tawaran film layar lebar berdatangan.
"Alhamdulillah, sekarang aku sedang memilih main film. Karena pilihan itu, aku harus menjalani banyak konsekuensi. Salah satunya, home schooling. Abang-abangku kasih tahu, kalau mau main film, aku harus memilih. Jaga image juga, kan. Aku dilarang main film yang aneh-aneh (vulgar, Red)," terangnya.
Kini Dinda duduk di kelas III SMA. Sebentar lagi perempuan yang saat kecil bercita-cita jadi dokter tersebut lulus. "Karena itu, sekarang aku main film dulu. Aku belum mau main sinetron karena mau mempersiapkan ujian juga," jelasnya. (jan/c12/ayi)
JAM terbang Dinda Hauw sebagai aktris memang belum tinggi. Dara 15 tahun itu baru bermain empat film. Yakni, Surat Kecil untuk Tuhan, Ayah Mengapa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Surya Langsung Beli Tiket Jam 5 Subuh
- Anak Ray Sahetapy: Masuk Islam di sana, Ditutup Juga di Sana, Alhamdulillah
- Sebelum Meninggal Dunia, Ray Sahetapy Sempat Menyampaikan Wasiatnya
- Mengenang Sosok Ray Sahetapy, Ira Wibowo: Kami Semua Sedih, Dia Sangat Open
- Zaskia Gotik Jalani Persalinan Normal, Dokter Kandungan Beri Pujian Gegara Hal Ini
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Tissa Biani Ungkap Sebuah Kenangan