Diorama Pocong untuk Sosialisasi Prokes COVID-19 Dicuri, Pelakunya, Oh Ternyata

jpnn.com, MADIUN - Tim dari Polres Madiun Kota, Jawa Timur, menangkap tiga pemuda yang mencuri diorama atau boneka pocong yang dipasang petugas sebagai alat sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 kepada masyarakat.
Kasat Binmas Polres Madiun Kota AKP Hanis Eni Winarsih mengatakan ketiga pemuda itu mengaku hanya iseng mencuri boneka pocong pada Sabtu (10/7) malam.
Petugas Polres Madiun Kota menginterogasi salah seorang pencuri diorama atau boneka pocong yang dipasang polisi sebagai media atau alat sosialiasi penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 di Madiun, Senin (12/7/2021). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun)
Boneka pocong yang dicuri itu sebelumnya dipasang petugas di Pos Polisi 901 Bantaran untuk membuat video lelucon guna diunggah ke akun media sosial mereka dengan tujuan agar viral.
Namun, AKP Hanis menyatakan keisengan ketiga pemuda itu tetap tidak bisa dibiarkan. Terlebih lagi yang dicuri adalah media sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat.
"Oleh karena itu petugas mencari ketiga pelaku dan berhasil ditangkap di rumah masing-masing," kata AKP Hanis di Madiun, Senin (12/7).
Ketiganya tertangkap setelah polisi menyelidiki video pelaku pencurian yang sempat viral. Meski mengaku iseng semata, polisi tetap melakukan penyidikan. Ketiganya dilakukan tes usap sebelum menjalani proses hukum.
Salah seorang pelaku, Dedi Wijaya mengaku menyesal telah melakukan aksi pencurian diorama pocong tersebut. Dia tak menduga aksinya akan berujung berurusan dengan kepolisian.
Polisi menangkap tiga pemuda yang mencuri diorama pocong dari pos polisi di Madiun, simak pengakuannya...
- Pesan Khofifah ke Alim Markus: Sebisa Mungkin Tidak Ada PHK
- Pelaku Pencurian di Taman Budaya Sulbar Ditangkap Polisi
- Pria ini Nekat Mencuri di Rumah Adat Sulawesi Barat, Ini Tampangnya
- Sebagian Warga Jatim Merayakan Lebaran 2025 Hari Ini
- Pantau Situasi di Jatim, Kemenko Polkam Ingin Pastikan Kelancaran Idulfitri 1446 Hijriah
- JICT Berangkatkan 600 Pemudik dari Jakarta Utara ke Jatim