Diproduseri Ricky Siahaan, Amerta Lepas Lagu 'Bleeker'
jpnn.com, JAKARTA - Band metal asal Jakarta, Amerta mempersembahkan karya terbaru berjudul 'Bleeker' di penghujung Juli ini.
Lagu itu membawa semangat band beranggotakan Raja Humuntar Panggabean (gitar), Auliya Akbar (drum), Indra Darmawan Purba (synthesizer/vokal latar), dan Anida Sabrina Bajumi (bass/vokal latar), itu untuk mengeksplorasi musik metal agar tidak melulu berkomposisi garang dan tempo cepat.
Jauh dari jelimet, Bleeker menyuguhkan sound metal modern yang berisikan sejumlah geraman hingga koor sepanjang 6 menit durasi.
"Selama ini pandangan gue terhadap musik itu konservatif, drum, gitar, vokal, dan bass. Tapi setelah mendengarkan (musik) elektronik, kenal bunyi synthesizer, akhirnya mengubah semuanya, dan itu memberi pengaruh besar kepada Amerta. Misalnya penggunaan modulasi atau delay yang buat gue pribadi ikut memperluas juga skala pembuatan riff," kata gitaris Amerta, Raja Humuntar Panggabean kepada jpnn.com, Jumat (31/7).
Amerta tidak sendiri mengerjakan produksi Bleeker. Mereka sengaja menggandeng Ricky Siahaan, gitaris Seringai, sebagai produser untuk menyempurnakan kualitas lagu.
"Gue sadar penuh akan potensi dan kemampuan musikal mereka. Sehingga ibarat mobil balap, sebagai produser gue cuma tinggal menyediakan sirkuitnya agar mereka bisa balapan dengan baik," beber Ricky Siahaan.
Perihal lagu Bleeker, Ricky Siahaan menilai Amerta berhasil membuktikan bahwa metal itu tidak hanya soal skill atau akrobat.
Akan tetapi, harus pula menawarkan ‘rasa’ dalam sebuah karya.
Band metal, Amerta menggandeng Ricky Siahaan, gitaris Seringai, sebagai produser pada lagu terbaru, Bleeker.
- Rilis Nodus Tollens, Amerta Sertakan Lagu Kala Sang Surya Tenggelam
- Amerta Hadirkan Keresahan dan Eksplorasi dalam Album Nodus Tollens
- Amerta Memasuki Babak Baru Lewat Hejira
- Band Metal Swedia Arch Enemy Akan Konser di Jakarta, Berikut Daftar Harga Tiketnya
- 4 Band Pilihan SEAJournal Siap Beraksi di Joyland Festival 2023
- KRAS Persembahkan Video Musik Suci Sintetis