Dirantai, Matanya Ditutup, DOR! 2 Pemuda Tewas

jpnn.com - MESKI dikabarkan sedang terdesak di basisnya, Irak dan Syria, kelompok radikal ISIS masih gemar menunjukkan kekejaman di depan umum.
Minggu (27/3), dua pemuda di kota Jarablus, utara Syria menjadi korbannya. Mereka dituduh menjadi mata-mata untuk pasukan anti-ISIS.
Kedua anak muda ditangkap oleh militan ISIS awal pekan ini. Mereka kemudian dirujuk ke mahkamah versi ISIS dan kemudian dieksekusi.
Dari sumber Ara News, aktivis media lokal Nasser Taljbini mengatakan bahwa militan ISIS mengumpulkan warga, Minggu sore itu. "Kemudian mereka membawa dua remaja yang dirantai dan ditutup matanya ke alun-alun. Mereka kemudian ditembak mati di depan puluhan warga," katanya.
Sebelum eksekusi, salah seorang anggota ISIS membacakan sebuah pernyataan sebelum eksekusi. Tanpa menyebutkan identitas korban, ISIS mengatakan dua anak laki-laki itu adalah mata-mata. (adk/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos