Dirjen Otda Sebut Pilkada Jadi Sebuah Gerakan untuk Perlawanan terhadap Covid-19
Sabtu, 24 Oktober 2020 – 05:14 WIB

Ilustrasi Pilkada serentak 2020. Foto : Ricardo
Hal ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya dalam kondisi normal. Kala itu kandidat bisa berjanji yang hebat-hebat.
“Tetapi sekarang tidak ada. Pilihan kita cuma satu mengatasi pandemi bersama dampak sosial ekonominya. Itulah kenapa mereka butuh partisipasi masyarakat. Pilkada inilah esensinya,” tandas dia. (cuy/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Pandemi Covid-19, bukan hanya persoalan kesehatan semata, tetapi juga menimbulkan persoalan lainnya seperti masalah sosial dan ekonomi.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
BERITA TERKAIT
- Sisa Anggaran Pilkada Rp 102 Miliar, PSU Tasikmalaya Dipastikan Aman
- Kuasa Hukum Tipagau Anggap Putusan MK Ini Jadi Langkah Menegakkan Keadilan di Mimika
- KPU: Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilgub Gorontalo Capai 79 Persen
- Tim Hukum Paslon Aurama Laporkan Belasan Komisioner Bawaslu di Sulsel ke DKPP
- Anggota Bawaslu Lolly Suhenty: Pilkada Berjalan Baik, Terima Kasih Media!
- Ini Penjelasan Wamendagri soal Pilkada Serentak 2024