Dirjen Pajak Persilakan Capres-Cawapres Buka SPT Pajak

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany mempersilakan apabila calon presiden dan calon wakil presiden membuka Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) masing-masing.
Menurut Fuad, data pajak hanya bisa dibuka oleh wajib pajak. "Oh itu silakan," kata Fuad di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (3/7).
Fuad menyatakan, secara prosedur SPT wajib pajak tidak boleh dibuka. Kecuali atas permintaan pengadilan atau lembaga penegak hukum.
"Secara prosedur saya enggak boleh. Karena ada Pasal 34 bahwa semua data dan informasi tentang wajib pajak tidak boleh dibuka. Kecuali pengadilan yang meminta, KPK, saya selalu kasih nih ke KPK. Tetapi semua lewat menteri keuangan," ujar Fuad.
Fuad mengungkapkan, sampai saat ini belum ada permintaan dari KPK terkait dengan data pajak. "Oh itu belum," tandasnya. (gil/jpnn)
JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany mempersilakan apabila calon presiden dan calon wakil presiden membuka Surat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gibran Minta Kepala Daerah Waspada Kelangkaan Barang Pokok Jelang Ramadan
- Eddy Soerparno Ingin Perbanyak Transportasi Publik Berbasis Listrik, Ini Tujuannya
- Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan 5.472 Paket, Semoga Berkah & Menginspirasi Warga untuk Berbagi
- Polri Jamin Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan
- Terima Kunjungan PNI, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Mudik Lebaran 2025, Ada Diskon Tarif Tol 20 Persen Hingga Sistem One Way