Disangka Warga Tiongkok, Siswa Malaysia Diusir Pemilik Rumah di Perth

"Kami sangat prihatin dengan xenophobia dan hal-hal yang berbau penilaian profil rasial, yang benar-benar menjijikkan," katanya.
"Tidak ada transmisi komunitas dari virus ini di Australia"
"Tidak ada alasan bagi orang untuk mengenakan masker, tidak ada alasan bagi orang untuk menghindari siapapun," katanya.

Presiden Asosiasi Chung Wah, di negara bagian Western Australia, Ting Chen mengatakan kepada Radio ABC Perth bahwa ia telah menerima laporan tentang perilaku rasis dan informasi yang salah yang ditujukan kepada anggota komunitas Tionghoa setempat.
Dia mengatakan seorang penduduk di pinggiran utara Perth Joondalup menemukan kata "virus" telah ditulis dengan cat di jalan masuk rumahnya.
"Ini benar-benar tidak dapat diterima," katanya.
Dia mengatakan, jumlah pelanggan juga turun di restoran China setempat.
Seorang siswa Malaysia menceritakan pengusiran yang dialaminya dari tempat tinggalnya di Perth, Australia, karena kekhawatiran si pemilik rumah tentang virus corona, meskipun faktanya dia tidak pernah melakukan perjalanan ke China
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Renovasi Rumah
- Kaya Susah
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia