Disdik Kota Batam: Pencegahan Narkoba Masuk Kurikulum

jpnn.com, BATAM - Pemerintah kota Batam memastikan segera memasukkan materi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam kurikulum sekolah di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Ada harapan, penyertaan dalam materi ajar dapat memberikan pemahaman dini akan bahaya penyalahgunaan Narkoba bagi para pelajar.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengungkapkan, sejatinya kurikulum dipersiapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemndikbud) RI kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional RI.
Meneruskan kerjasama tersebut, Disdik Batam telah bertemu dengan BNN Kepri pekan lalu.
"Kalau terkejar Tahun Ajaran Baru 2018 ini akan mulai disisipkan pelan-pelan dalam materi ajar," ucap Hendri saat dikonfirmasi terkait dugaan kasus anak usia sekolah pengguna Narkoba di Bengkong, Selasa (17/4).
Dia mengatakan, penyertaan dalam kurikulum diperuntukan bagi semua tingkat satuan pendidikan dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.
"Nanti materinya porsinya berbeda, disesuaikan dengan satuan pendidikan," ucap dia.
Soal kabar penyalahgunaan narkoba di daerah Bengkong, dia mengaku pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut. Namun dia memastikan usaha pencegahan kerap dilakukan oleh sekolah melalui imbauan-imbauan saat pertemuan dan upacara di sekolah.
Pemerintah kota Batam memastikan segera memasukkan materi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam kurikulum sekolah.
- Dipimpin Kompol CP, 9 Polisi Polda Kepri Peras Pengguna Narkoba
- Polda Riau Tangkap Bandar Narkoba, Amankan 14 Kg Sabu-sabu dan 6.800 Butir Ekstasi
- Ketua Bawaslu Bandung Barat yang Ditangkap saat Pesta Narkoba Belum Dicopot
- Polda Jateng Memusnahkan 26 Kg Sabu-Sabu & 10.300 Ekstasi Senilai Rp 31,15 M
- Ketua Bawaslu Bandung Barat Mengaku Sudah Dua Kali Konsumsi Narkoba
- Hadiri Pemusnahan 16 Kg Narkotika di BNNP Kalbar, Ini Kata Kakanwil Bea Cukai Kalbagbar