Disebut Ekstrimis, Hamza Cheikho Gugat Suratkabar di Sydney

Sidang itu kemudian mendengar rekaman berita yang disiarkan ABC pada malam setelah kerusuhan. Dalam rekaman itu Hamza sempat diwawancara oleh wartawan ABC David Spicer.
Saat diwawancara, Hamza menjelaskan bahwa aksi demo bukan untuk menentang Australia atau Komisioner Kepolisian NSW, melainkan untuk memprotes pembuat film.
David Spicer: "Jadi anda percaya bahwa orang yang membuat video ini harus disembelih?"
Hamza Cheikho: "Iya."
Usai mendengar rekaman itu, Blackburn mengatakan kepada Hamza, "Beberapa saat lalu anda mengatakan tidak setuju orang yang menghina Islam harus disembelih."
Menjawab hal itu, Hamza mengatakan berita ABC "tidak sesuaid dengan konteksnya".
Dia menambahkan, bagian lain wawancaranya dengan ABC yang tidak disiarkan adalah adalah saat ia menjelaskan bahwa di bawah hukum Islam, orang yang menghina Nabi diganjar dengan hukuman mati.
Saat sidang dimulai, pengacara Hamza, Tom Molomby SC, meminta kliennya menguraikan dampak pemberitaan negatif itu terhadap dirinya.
Seorang warga Sydney bernama Hamza Cheikho menggugat suratkabar Daily Telegraph dengan tuntutan pencemaran nama baik. Ia membantah dirinya seorang
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana