Distribusi BBM Dikurangi, Kendaraan Antri di SPBU
Selasa, 14 Agustus 2012 – 04:42 WIB

Distribusi BBM Dikurangi, Kendaraan Antri di SPBU
Yakop Rumpa menerangkan perkiraan sebelumnya, kapal tanker tersebut harusnya sudah tiba di Pomako sejak dua hari lalu atau paling lambat, Minggu pagi (12/8) lalu. Namun karena cuaca buruk, sehingga kapal tersebut belum bisa tiba. “Kita mengatur distribusi BBM ke SPBU sampai kapal masuk lagi supaya tidak terputus atau kehabisan sebelum kapal masuk,” jelasnya.
Baca Juga:
Dikatakan Yakop, pihaknya sejak Kamis (9/8) lalu mengurangi pasokan sebanyak 5 kiloliter kepada setiap SPBU. Hal itu juga yang diungkapkan Pengawas SPBU Hasanuddin, Ismail saat ditemui, Senin (13/8) kemarin, bahwa pasokan dari Jobber dalam beberapa hari ini dikurangi. Kata Ismail, dalam keadaan normal, Pertamina memasok 24 kiloliter premium, tapi dalam dua-tiga hari ini pasokan turun menjadi 16 kiloliter setiap hari.
Namun dikatakan Yakop Rumpa bahwa rencananya, kapal tanker tersebut bisa tiba sore atau malam Senin (13/8) kemarin. Kapal tersebut memuat premium 540 kiloliter. Juga ada kapal tanker lainnya yang sementara loading di Tual, diperkirakan akan tiba 4 hari kedepan yang memuat 700 kiloliter premium dan 200 kiloliter solar.
Yakop Rumpa mengatakan hari ini distribusi BBM ke SPBU di Timika akan kembali normal. Dia juga menyatakan dengan jumlah persediaan BBM tersebut, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Mimika sampai Idul Fitri nanti.
TIMIKA – Ratusan kendaraan kembali antri untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada
BERITA TERKAIT
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg
- Kecelakaan Maut Nissan March Vs Innova di Jalintim KM 46 Pelalawan, Satu Orang Tewas
- Identitas 3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis, 1 Orang Masih Hilang
- Potongan 20%, Tol Semarang-Jakarta Butuh Saldo Minimal Rp 360 Ribu
- Bang Jago Bergolok yang Memaksa Minta THR Akhirnya Ditangkap