Ditahan karena Tikam Semangka
Kamis, 17 Juli 2014 – 05:57 WIB

Ditahan karena Tikam Semangka
Sekali lagi, istri Cervellino lari ke kantor polisi. Kali ini lantaran merasa diintimidasi dan diteror. "Ini memang situasi kekerasan domestik yang harus kami tangani serius," kata Kepala Kepolisian Thomaston James Campbell.
Baca Juga:
Karena tindakan tersebut dinilai sebagai teror mental dan ancaman serius, polisi bertindak. Cervellino ditangkap meskipun akhirnya dibebaskan dengan jaminan USD 500 atau lebih dari Rp 5,8 juta.
Teror mental semacam itu, barangkali, harus dilawan. Kalau suami menikam semangka, si istri bisa membalas. Misalnya, dengan, ehm, memotong-motong terong. Potong kecil-kecil dengan ekspresi gemas sambil menatap mata sang suami.... (Reuters/c10/dos)
TIKAMAN Carmine Cervellino, warga Thomaston, Connecticut, Amerika Serikat, harus berujung bui. Padahal, korbannya bukan manusia. "Korban"
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- 19 Juta Jiwa Jadi Korban Gempa, Junta Myanmar Masih Sibuk Urusan Perang Saudara
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global