Ditangkap KPK, Jabatan Iwan Rusmali Langsung Dipreteli

Supian belum bisa menjanjikan siapa yang bakal menjabat Ketua DPRD Kota Banjarmasin.
Dikatakannya, DPD Partai Golkar Kalsel akan meminta tiga nama kepada DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin untuk diajukan ke DPD Partai Golkar Kalsel.
Jika melihat politisi Partai Golkar Kota Banjarmasin yang saat ini duduk di dewan Kota Banjarmasin, ada sejumlah nama yang berpotensi mengganti Iwan.
Sebut saja, Rudiani, Ananda, Ramadhan Noor Supit, hingga Matnor Ali. Keempat nama ini memiliki kans kuat menduduki orang nomor satu di DPRD Kota Banjarmasin mengganti Iwan.
"Prosedurnya, DPD Partai Golkar Kalsel meminta tiga nama yang diajukan DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin. Nah, ketiga nama yang diajukan nanti akan digodok untuk menduduki Ketua DPRD Kota Banjarmasin," kata Supian.
Supian menjelaskan, keputusan menentukan nama yang terpilih nanti tak sampai diputuskan oleh DPP Partai Golkar.
"Cukup DPD Partai Golkar Kalsel yang memutuskan. Tunggu saja,” terangnya.
Sementara, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalsel masih menutup diri terkait kadernya, atas nama Andi Effendi yang juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Ditangkap KPK, Iwan Rusmali sudah berstatus sebagai tersangka, kursi jabatannya langsung diambil alih.
- Penampakan Uang Korupsi Oknum DPRD OKU yang Disita KPK
- KPK Amankan Uang Rp 2,6 Miliar Saat OTT di OKU Sumatera Selatan
- Siapa Saja yang Kena OTT KPK di OKU?
- KPK Lakukan OTT di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kapolres Bilang Begini
- Pengacara Hasto Bantah Kliennya Perintahkan Harun Masiku Merendam Telepon Seluler
- Kasus Korupsi Pj Wali Kota Pekanbaru, KPK Sita Rp 1,5 M dan 60 Perhiasan