Ditanya Mahasiswa soal Etika, Anies Singgung Lagi Putusan MKMK

"Karena itu saya tidak bertanya tentang langkah. Tetapi saya bertanya tentang perasaan mendengar itu," tutur Anies.
Menurut Anies, dia mendengar dan merasakan ada hal yang tidak tepat. Dia berasumsi bila negeri ini melakukan kompromi pada kode etik maka pelan-pelan urusan lain akan rusak.
"Apa yang terjadi? Yang saya istilahkan ordal (orang dalam). Merasakan? Anak muda berprestasi melamar kerjaan kalah. Kalah dengan siapa? Ordal," ujarnya.
Anies juga memberi contoh ada anak muda yang berprestasi di bidang olahraga ingin bergabung dalam kontingen PON, kalah dengan ordal.
Dia juga melihat ada situasi di mana guru berprestasi dan sudah lama bekerja ingin diangkat tidak jadi diangkat.
"Yang diangkat yang punya ordal. Dan itu menular. Kalau puncak kompromi maka yang bawa akan ikut," tuturnya.
Oleh karena itu, Anies menginginkan kondisi tersebut diakhiri dengan melakukan perubahan.
"Mau standar kita diturunkan? Tidak. Jadi, apa yang dibutuhkan? Perubahan," ujar Anies.(*/jpnn.com)
Capres RI Anies Baswedan singgung lagi putusan MKMK tentang Anwar Usman ketika ditanya mahasiswa soal etika.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Kapolres Cari Akun Penyebar Berita Polsek Cakung Minta Tebusan Mahasiswa yang Ditangkap
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Besok, Mahasiswa Surabaya Bersama Masyarakat Sipil Gelar Aksi Tolak UU TNI
- KIM Indonesia Minta Temuan BPK Soal Dugaan Korupsi di Banggai Ditindaklanjuti
- Demonstran Penolak RUU TNI di DPR Dibubarkan Paksa Aparat