Ditegur Bobby Nasution, Plt Kadis Pendidikan Medan Beri Respons Begini

jpnn.com, MEDAN - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting merespons teguran Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait banyaknya siswa yang tidak menggunakan masker selama penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.
Menangapi hal itu, Topan mengaku akan menindaklanjuti arahan yang disampaikan Bobby untuk memaksimalkan penerapan protokol kesehatan di sekolah.
"Kami akan koordinasi dengan kewilayahan, camat. Camat tadi mengatakan lokasi itu sudah bolak-balik diingatkan, Pak Kapolda datang ditegur juga. Nanti saya perintahkan Kabid SMP. Kalau SMA kan di provinsi. Namun, tak apa-apa, tetap akan ditindaklanjuti," ujarnya, Kamis (28/10/2021).
Ke depannya, dia memastikan tidak akan ada lagi siswa yang tidak menggunakan masker. Topan juga berharap guru dapat memberikan contoh yang baik kepada siswa dalam hal penerapan protokol kesehatan.
"Jangan ada guru yang ditemukan tidak pakai masker saat mengajar di lingkungan sekolah, ini memang harus menjadi kebiasaan sehingga tidak perlu diingatkan untuk memakai masker," ujarnya.
Baca Juga: Pengantin Baru Ini Ditangkap Polisi, Ya Ampun, Kasusnya Memalukan
Topan juga menjelaskan, selama pemberlakuan sekolah tatap muka, belum ada laporan klaster Covid-19 di sekolah. "Sudah tiga Minggu dibuka PTM untuk SMP, belum ada ditemukan klaster di sekolah," pungkasnya. (mcr22/jpnn)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting mengaku akan menindaklanjuti arahan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk memaksimalkan penerapan protokol kesehatan di sekolah
Redaktur : Budi
Reporter : Finta Rahyuni
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Pacar Minta Dinikahi, Edi Kesal, Nyawa Kekasih Melayang
- Eks Plt Kadisdik Madina Sumut Ahmad Gong Matua Dituntut 8 Tahun Penjara
- RUU TNI Disetujui DPR, Warga Medan Langsung Berbagi Takjil
- Safari Ramadan Plt Ketum PPP ke Sumut, Buka Bersama Kader hingga Bertemu Bobby Nasution
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan