Ditemukan Situs Ketawang Gede
Kamis, 11 Oktober 2012 – 09:39 WIB
SIAPA sangka di belakang restoran cepat saji McDonald Watugong Kelurahan Ketawanggede tersimpan situs purbakala dari zaman pra sejarah. Belasan batu dari era Megalitikum yang menjadi peninggalan langka di Kota Malang dikuak oleh sejarawan dan pakar arkeologi Universitas Negeri Malang, M Dwi Cahyono, Rabu (10/10). Ternyata, bangunan berukuran sekitar 5 x 5 meter tersebut mengurung situs Ketawanggede atau sering disebut Watugong oleh warga setempat. Diduga sudah ada sejak zaman perundagian, situs ini berisi antara lain dua buah yoni tanpa lingga, potongan atap miniatur candi, balok batu, pelandas tiang, dan beberapa muka-muka batu yang mirip gong gamelan.
Suasana hari masih panas ketika M Dwi Cahyono menjejakkan kaki di halaman depan McDonald Watugong Kelurahan Ketawanggede Dinoyo. Restoran cepat saji itu sendiri tampak sibuk. Bangunan modern yang mengemas makanan franchise dari Amerika Serikat ini tampak disibukkan oleh pelanggan, kebanyakan kalangan mahasiswa.
Baca Juga:
Tetapi, Dwi, sapaan akrabnya, ternyata tidak masuk ke dalam restoran modern ini. Ia malah ngeloyor ke halaman parkir belakang restoran. Sejenak, Dwi berhenti dan langsung menunjuk sebuah bangunan kecil yang terletak di pojok lahan. “Lihat, itu kelihatan puncak bangunannya yang agak kuno,” seru Dwi kepada awak media.
Baca Juga:
SIAPA sangka di belakang restoran cepat saji McDonald Watugong Kelurahan Ketawanggede tersimpan situs purbakala dari zaman pra sejarah. Belasan batu
BERITA TERKAIT
- Massa PP dan GRIB Jaya Nyaris Bentrok di Kampar, Brimob-TNI Turun Tangan Mediasi
- Bayt Mohammadi Gabungkan Spiritualitas dan Pemberdayaan Masyarakat
- Wouw, 2 Pejabat Lulus Seleksi PPPK 2024 Mengundurkan Diri
- Periksa 14 Saksi Terkait Kebakaran Glodok Plaza, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
- Peringatan Dini Awal Februari 2025: Jateng Waspada Angin Kencang
- Di Balik Dinding Sekolah yang Nyaris Roboh, Ada Asa dan Gizi dari Polres Inhu