Ditjen Pajak Tambah Toko VAT Refund
Jumat, 01 Oktober 2010 – 22:22 WIB

Ditjen Pajak Tambah Toko VAT Refund
JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pajak menambah 22 toko retail yang akan berpartisipasi dalam pemberian fasilitas pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kepada turis asing, atau VAT Refund for Tourist. Ketentuan ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-347/PJ/2010 tanggal 6 September 2010. Ketentuan ini berlaku efektif sejak Jumat, 1 Oktober 2010.
‘’Sebelumnya pada 1 April 2010, Direktorat Jenderal Pajak telah menunjuk sebanyak 8 toko retail untuk berpartisipasi dalam program tersebut. Pemberian VAT refund for Tourist telah mendapat respon positif dari para turus dan toko-toko retail,’’ ungkap Direktur Transformasi proses bisnis Direktorat Jenderal Pajak, Robert Pakpahan di Jakarta.
Baca Juga:
Toko-toko retail yang berpartisipasi dalam program ini diwajibkan memasang logo ‘’VAT REFUND FOR TOURIST’’. Sampai saat ini turis asing hanya dapat melakukan klaim pengembalian PPN di dua bandara internasional, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
’Dimasa mendatang, diharapkan toko-toko retail yang berpartisipasi dalam program ini semakin banyak dan tempat klaim juga semakin tersebar di seluruh bandara-bandara internasional,’’ kata Robert.(afz/jpnn)
JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pajak menambah 22 toko retail yang akan berpartisipasi dalam pemberian fasilitas pengembalian Pajak Pertambahan Nilai
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Sehari Bank Emas Diresmikan Presiden, Deposito Emas Pegadaian Tembus Hampir Setengah Ton
- Sambut Ramadan, BRI Finance Bantu Pembangunan Musala
- Update Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat 28 Febuari, Turun, Berikut Perinciannya
- Harga Emas Antam Hari Ini 28 Februari Merosot, Jadi Sebegini Per Gram
- Gathering ISSEI 2025 Perkuat Sinergitas Ekosistem Industri Baja Nasional
- 5 Negara ASEAN Jalin Kerja Sama AEO, Apa Manfaatnya bagi Eksportir dan Importir RI?