Ditjen PSP Kementan Dorong Pemda Sukseskan Program Serasi

Selama ini, petani di lahan rawa hanya memanfaatkan lahan rawa satu kali tanam dalam setahun dengan masa tanam padi lokasi selama 6 bulan. Produktivitasnya juga hanya 3 ton per hektare.
Padahal, dengan teknologi seperti rehabilitasi jaringan irigasi, perbaikan tanggul dan pintu air, lahan rawa bisa ditanam hingga 2-3 kali dalam setahun.
Selain itu, dengan menggunakan benih padi unggul seperti Inpara, potensi peningkatan produktivitas tanaman juga cukup besar.
Sarwo Edhy mencontohkan, saat panen padi di Desa Kandangan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan seluas 1.200 ha, produktivitas tanaman padi mencapai 6,5 ton gabah kering panen (GKP)/ha.
“Kita bantu benih dan Alsintan, mulai dari pengolahan tanah dan alat tanam dan panen, sehingga petani senang,” tambahnya.
Untuk kegiatan ini, Kementan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3,7 triliun untuk optimasi lahan rawa melalui Program Serasi.
Anggaran ini disiapkan Ditjen PSP sebesar Rp 2,5 triliun untuk pengolahan lahan rawa. (adv/jpnn)
Pemerintah daerah (Pemda) dinilai sangat berperan dalam menentukan sukses atau tidaknya program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) atau yang disebut optimasi lahan rawa.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan