Ditolak Bapedda, Pengeboran di Bojonegoro Batal

jpnn.com - PASURUAN – Rencana pengeboran miring di Bojonegoro batal dilakukan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java ( JOB-PPEJ).
Proposal pengeboran potensi minyak 20 juta barel itu ditolak Bappeda Bojonegoro. Sebab, lokasi pengeboran tidak diperuntukkan aktivitas produksi minyak.
Lokasi pengeboran berada di areal 4,8 hektare di Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari Alun-Alun Bojonegoro.
’’Jadi, hal itu dianggap tidak sesuai dengan RTRW (rencana tata ruang wilayah, Red),’’ ujar Field Administration Superintendent JOB-PPEJ Akbar Pradima kemarin (21/9).
JOB-PPEJ tidak bisa mengantongi izin lingkungan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro.
Sebab, lokasinya tidak tepat untuk pengeboran migas. Padahal, JOB-PPEJ mengajukan izin eksploitasi sejak dua tahun silam.
Berbagai dokumen di Dinas ESDM Bojonegoro serta komunikasi dengan masyarakat telah diurus.
’’Kami mau bayar uang muka pembebasan lahan. Pemkab setuju membantu pembebasan lahan itu,’’ ungkapnya. Lantaran izin tidak terbit, rencana pembebasan lahan tertunda.
PASURUAN – Rencana pengeboran miring di Bojonegoro batal dilakukan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java ( JOB-PPEJ). Proposal
- Impor Minyak Mentah dan BBM tak Bisa Dihindarkan Lagi
- Dirut Pertamina Memastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas
- Layanan Bank Emas Pegadaian Diresmikan, BRI Group Semakin Optimistis Perkuat Ekonomi Nasional
- Gandeng Japnas, Sarana Jaya Genjot Penjualan Cat
- Bea Cukai Memperkuat Pengawasan untuk Melawan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual
- BigBox AI dari Telkom Bantu Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Bisnis