Dituding Minta Saham Freeport, Haris Azhar Akui Pernah Hubungi Luhut Binsar, Simak Kalimatnya

"Kalau ada dokumentasi bukti saya minta saham tersebut atau yang dimaksud, mohon disampaikan, jangan asal bicara," kata Haris Azhar kepada JPNN.com.
Pria kelahiran 10 Juli 1975 itu menjelaskan pada 4 Maret 2021 dirinya membantu Forum Pemilik Hak Sulung masyarakat adat di sekitar wilayah tambang Freeport Indonesia dalam kapasitasnya sebagai kuasa hukum.
"Sejak divestasi saham Freeport ke Inalum, dijamin alokasinya, tetapi tidak jelas ke mana saham tersebut sampai saat ini," ujar Haris Azhar.
Dia lantas menjelaskan saat itu yang menemui pihaknya adalah Staf Khusus Bidang Hukum Kemenko Kemaritiman dan Investasi Lambok V Nahattands, dan bukan Luhut.
"Kami hubungi LBP (Luhut Binsar Pandjaitan, red) karena dia posisinya sebagai Menko Investasi, kan, masalah ini sejak awal dikawal oleh LBP. Jadi kami datang untuk meminta fasilitasi negara menyelesaikan alokasi saham tersebut yang tidak kunjung tuntas di area Papua," kata Haris Azhar. (cr3/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Haris Azhar menanggapi kuasa hukum Luhut Binsar Pandjaitan, Juniver Girsang yang menyebut dia sempat meminta saham PT Freeport.
Redaktur : Soetomo
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- Juniver Girsang: Komisi III DPR Bersepakat Advokat Diberi Hak Imunitas Dalam RUU KUHAP
- Usul Advokat soal RKUHAP: Larangan Mempublikasikan Sidang Tanpa Izin Pengadilan
- Kasus Sengketa Lahan Berlarut, Haris Azhar Surati Kapolri
- Luhut Pandjaitan: Banggalah Kau jadi Orang Indonesia
- Haris Azhar Desak Bahlil Diaudit, Diduga Biarkan Tambang Ilegal PT GPU di Muba