Dituduh 'Begal', Anggota TNI Dibunuh di Bekasi, Begini Kronologinya

Namun, tersangka tidak menunjukkan arah rumahnya melainkan ke arah rumah temannya bernama Alvian.
Ketika sampai di rumah Alvian, tersangka turun sambil mengambil pedang dan meneriaki Praka S dengan kata 'begal'.
Menurut Wira, hal tersebut dilakukan oleh tersangka karena diduga takut dengan penyelesaian masalah yang diucapkan korban.
"Ini salah satu alasan selain untuk menghilangkan rasa takut sehingga untuk mengundang massa membantu tersangka nantinya," kata Wira.
Sebelum meneriakkan kata "begal" ke arah korban, tersangka mengambil pedang milik Alvian.
Setelah itu, tersangka dan Alvian mengejar Praka S yang telah dituduh sebagai "begal".
"Setelah tertangkap, Praka S kemudian dibacok kurang lebih empat kali dan kena di bagian kepala dan lengan dari pada saudara korban," katanya.
Setelah dibacok, korban masih sempat menendang motor Alvian yang mengakibatkan keduanya terjatuh.
Berawal dari salah paham, anggota TNI Praka S dibunuh di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini