Ditunggu, Investor yang Siap Garap Tol Cileunyi-Tasikmalaya

jpnn.com - BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi investor yang tertarik menggarap jalan tol Cileunyi-Tasikmalaya.
Orang nomor 1 di Jabar ini mengatakan, tidak akan mengistimewakan salah satu pihak terkait pembangunan jalan bebas hambatan yang direncanakan sepanjang 70 kilometer tersebut.
“Saha nu tiheula we. Iya, saya enggak mau mengistimewakan, enggak. Siapa yang datang, siapa yang sepakat, segera. Itu saja,” kata Heryawan, seperti diberitakan Radar Bandung (Jawa Pos Group).
Heryawan mengatakan, keberadaan jalan tol tersebut nantinya akan banyak dilalui kendaraan terutama saat musim lebaran.
Disinggung adanya kabar investor asal Malaysia yang tertarik, Heryawan tidak menjelaskan secara rinci. “Malaysia, mau tempat lain, sangat mungkin. Turki bisa, China (Tiongkok) bisa,” katanya.
Heryawan menambahkan, pihaknya ingin rencana pembangunan jalan tol Cileunyi-Tasikmalaya segera terealisasi. Dia mengaku sudah mengajukan usulan proyek ini ke dalam rencana pembangunan jalan tol nasional melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Badan Pengelolaan Jalan Tol.
Heryawan pun berharap pemerintah pusat segera mengabulkan rencana tersebut dengan memasukkannya ke dalam rencana pembangunan jalan tol nasional. “Kita inginnya cepat, memang harus cepat,” katanya.
Dikatakan, memang usulan itu tidak lantas langsung direspon pemerintah pusat. “Suka lama. Ini mudah-mudah tidak lama. Lalu 2016 masuk, 2016 pula ada investor masuk,” katanya. (agp/sam/jpnn)
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi investor yang tertarik menggarap jalan tol
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Air Sungai Meluap, 7 Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir
- Cari Wisatawan Hilang di Pangandaran, Tim SAR Gabungan Bentuk 2 Tim
- Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Diterapkan 6 April 2025 dari GT Kalikangkung
- Arus Balik Lebaran, Jalur Nagreg Menuju Bandung Dipadati Kendaraan pada Kamis Malam
- Oknum TNI Diduga Melindungi Tambang Emas Ilegal, Ini Respons Kodam Pattimura
- 18 Mobil Terbakar di Banjarbaru, Kok Bisa?