Diundang Kemenag, Cinta Laura Bicara Konflik Beragama di Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - Aktris Cinta Laura diundang oleh Kementrian Agama dalam acara peluncuran Aksi Moderasi Beragama.
Dalam acara itu, Cinta Laura turut membacakan pidato yang berisi pandangannya sebagai anak muda terhadap moderasi beragama.
Adapun penampilan dirinya saat berpidato di acara tersebut diunggah kembali oleh bintang film Target itu melalui akunnya di Instagram.
Dalam pidatonya itu, Cinta Laura memberikan pandangan bahwa toleransi merupakan salah satu hal penting.
"Sampai detik ini kita semua masih sering berkelahi dan menjatuhkan satu sama lain hanya karena perbedaan ras, suka, dan terutama agama," ujar Cinta Laura melalui akunnya di Instagram, dikutip Selasa (28/9).
Lulusan Psikolog dan Sastra Jerman ini mengaku ironis lantaran perbedaan yang ada justru kerap kali menimbulkan koflik.
"Bukankah pasal 1 dari Undang-Undang PNPS bahwa adanya enam agama di negara ini? Bukankah motto negara ini bhineka tunggal ika yaitu berbeda tetapi satu?" tutur Cinta Laura.
"Mengapa walau dengan pondasi negara yang begitu memeluk perbedaan dan toleransi tetap saja masih ada konflik," imbuhnya.
Cinta Laura membacakan pidato berisi pandangannya sebagai anak muda terhadap konflik beragama di Indonesia.
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag
- UIN Jakarta Masuk QS WUR 2025, Kemenag: Sejalan dengan Internasionalisasi PTKI
- Kemenag Bersama Belasan LAZ Bersinergi Berikan Beasiswa Zakat untuk Pendidikan