Djodi Supratman dan Mario C Bernardo Jalani Sidang Perdana

jpnn.com - JAKARTA - Dua terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kasasi perkara Hutomo Wijaya Ongowarsito di Mahkamah Agung, Djodi Supratman dan Mario Carmelio Bernardo menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, (10/10). Sidang ini beragendakan pembacaan dakwaan keduanya yang dibacakan terpisah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya mengungkapkan apa yang saya tahu. Saya siap hadapi sidang ini," ujar Djodi di Pengadilan Tipikor.
Surat dakwaan keduanya dibaca bergantian oleh penuntut umum KPK KMS Roni, Pulung Rinandoro, Mochammad Wirasakjaya. Sidang keduanya dipimpin Ketua Majelis Hakim Antonius Widijantono.
Seperti diketahui, kasus ini bermula ketika tim KPK menangkap dua pihak yang diduga terlibat perkara suap pengurusan kasus penipuan di Mahkamah Agung (MA), yaitu Djodi Supratman dan Mario C Bernardo pada Kamis (25/7).
Djodi ditangkap sekitar jam 12.15 WIB, saat sedang menumpang ojek sepeda motor di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Saat itu, Djodi membawa tas coklat berisi uang tunai sebesar Rp 78 juta.
Tidak lama berselang, pada pukul 13.20 WIB, tim penyidik KPK menangkap Mario di kantor firma hukum Hotma Sitompul di Jalan Martapura, Jakarta Pusat.
Usai penangkapan, tim penyidik KPK langsung menuju rumah Djodi dan melakukan penggeledahan. Hasilnya mereka berhasil menemukan uang tunai sebesar Rp 50 juta. Malam harinya, giliran kantor Hotma Sitompul yang digeledah KPK. Total duit diduga suap disita adalah Rp 128 juta.
Sehari setelah penangkapan, yakni pada 26 Juli, penyidik KPK menetapkan Mario sebagai tersangka. Terhadap dia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
JAKARTA - Dua terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kasasi perkara Hutomo Wijaya Ongowarsito di Mahkamah Agung, Djodi Supratman dan Mario Carmelio
- Wamenaker Noel Pastikan Kemnaker Berada di Garis Terdepan Perjuangkan Hak Buruh Sritex
- Sachrudin-Maryono: Jadikan HUT Kota Tangerang sebagai Momen Perkuat Kebersamaan & Kolaborasi
- Prof Agus Surono: Jangan Biarkan Satu Institusi Menjadi 'Superbodi'
- Selamat, Guru Besar Untar Profesor Ariawan Gunadi Raih Penghargaan Internasional
- Baznas (Bazis) DKI Luncurkan 18 Program Ramadan, Target Kumpulkan ZIS Rp 120 Miliar
- Sritex Setop Operasional 1 Maret, Karyawan Teken Surat PHK