DKI Fokus Rebut Juara PON 2020 Papua

Sementara itu, cabang olahraga (cabor) menjerit karena anggaran pembinaan, vitamin atlet hingga gaji pelatih belum juga cair. Anggaran itu hingga kini masih ditahan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta. Cabor Akuatik menyatakan, saat ini pihaknya sudah tertatih-tatih dalam membiayai atlet dan pelatih dalam melakukan latihan.
Bahkan, banyak atletnya yang berprestasi dibajak oleh daerah lain. Aksi bajak biasanya dilakukan daerah lantaran menjelang PON. Para atlet diimingi dana dan kesejahteraan.
"Kalau anggaran pembinaan tidak cair jangan tuntut kami juara umum dong," tukasnya.
Hal senada diucapkan Cabor Golf DKI Jakarta. "Pembinaan itu butuh dana. Kalau dana tidak diturunkan sama saja bohong," teriak Ferrial Sofyan.
Sementara Taufik mengaku akan mengumpulkan seluruh pengusaha di ibukota agar mau membantu cabor dan para atlet. "Nanti kita adakan pertemuan dengan pengusaha agar mereka mau membantu dan menjadi bapak angkat disetiap cabor," ungkapnya. (bam)
Rapat koordinasi KONI DKI Jakarta dengan para cabang olahraga (cabor) kembali digelar di Gedung DPRD DKI
Redaktur & Reporter : Adil
- Brando Susanto: Pangan Murah Food Station Konkret Penuhi Kebutuhan Warga Jakarta Menjelang Idulfitri 2025
- DPRD DKI Desak Pengelola Segera Atasi Bau Sampah RDF Rorotan yang Mengganggu Warga
- Dukung Pembangunan Masjid di PIK, DPRD DKI: Simbol Harmoni dan Toleransi Beragama
- Ima Mahdiah Sebut Proyek 100 Persen Air Bersih Jadi Quick Wins Pramono-Rano
- DPRD DKI Tak Mempersoalkan Kenaikan Tarif PAM Jaya, Asalkan
- Wakil Ketua DPRD DKI Hadiri Jalan Sehat Warga Taman Rasuna, Simbol Silaturahmi