DKI Kebut Pembebasan Lahan untuk MRT di Cipete
Rabu, 15 Maret 2017 – 04:57 WIB

Pengerjaan jalur bawah tanah MRT Jakarta Fase 1. Foto: M Adil/JPNN
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembebasan 13 bidang lahan di kawasan Cipete yang terdampak proyek Mass Rapid Transit (MRT) dituntaskan tahun ini.
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan, ketiga belas bidang lahan yang akan dibebaskan untuk proyek MRT tersebut seluas sekitar 500 meter.
"Kami sedang upayakan sesegera mungkin pembebasan 13 bidang yang ada di Cipete. Harus selesai tahun ini," katanya, Selasa (14/3).
Menurut Tri, sejauh ini, proses pembebasan lahan di lokasi masih terkendala kesepakatan harga.
Dalam proses pembebasan lahan ini, pihaknya sendiri hanya membantu urusan pendataan.
"Soal pembebasan lahan itu wewenang instansi terkait," tandasnya. (dil/jpnn)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembebasan 13 bidang lahan di kawasan Cipete yang terdampak proyek Mass Rapid Transit (MRT)
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Libur Lebaran 2025, MRT Jakarta Beroperasi hingga Tengah Malam
- AstraPay Catat Peningkatan Transaksi di Kuartal Pertama, Sektor Ini Naik 19 Persen
- Pengumuman, Ada Perubahan Jadwal Operasional MRT Selama Libur Natal, Silakan Cek di Sini
- Jika Koridor 1 Transjakarta Dihapus, Harga Tiket MRT Jakarta Bakal Disesuaikan
- Bantah Koridor 1 Transjakarta Dihapus, Dishub DKI: Hanya Diubah
- Heru Budi Hartono Diangkat Jadi Komisaris Utama PT MRT Jakarta