Dokter Maizul Anwar Bicara tentang Penyakit Jantung di Masa Pandemi COVID-19

CABG adalah sebuah prosedur tindakan bedah dengan membuat pembuluh darah baru atau biasa disebut bypass pada penyakit jantung koroner.
Pembuluh darah baru tersebut nantinya akan melintasi pembuluh darah jantung yang menyempit dengan menggunakan pembuluh darah dari bagian tubuh lain, seperti arteri di dada, lengan, dan pembuluh vena dari kaki.
Tindakan CABG dapat dilakukan dengan menggunakan dua teknik, yaitu dengan menggunakan mesin jantung paru konvensional (on pump) atau tanpa menggunakan mesin jantung paru (off pump).
Selama masa pandemi COVID-19, tindakan operasi tetap bisa dilakukan di RS Siloam Hospitals dengan aman dan tepat.
Sebelum jadwal operasi diberikan kepada pasien, proses skrining dan pemeriksaan COVID-19 akan dilakukan terlebih dahulu.
“Dengan menjalankan protokol dan skrining kesehatan sebelum tindakan operasi dilakukan, masyarakat tidak perlu menunda atau merasa takut untuk menjalani operasi jantung karena kesehatan jantung adalah kondisi kesehatan yang harus segera ditangani secara cepat dan tepat,” kata Dokter Maizul yang merupakan pimpinan Siloam Heart Institute (SHI).
Bukan hanya pasien, dokter dan petugas kesehatan serta staf lainnya juga dilakukan skrining dan pemeriksaan COVID-19 secara berkala.
Ini untuk memastikan keamanan staf dan pasien yang dilayani. (esy/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Penyakit jantung koroner itu tidak menular tetapi sangat berbahaya, apalagi di saat pandemi COVID-19 tingkat stes masyarakat tinggi.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- 4 Manfaat Stroberi, Bikin Deretan Penyakit Ini Ogah Mendekat
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Kapolsek Meninggal di Rumah Dinas, Polres Inhil Berduka
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO