Dokter Terawan Persilakan WNI dari Observasi Corona Berkerumun Seperti Biasa

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto meyakini 285 warga yang telah melewati masa observasi di Natuna selama dua pekan tidak terjangkit virus corona. Oleh karena itu, Terawan meminta warga yang telah melewati masa observasi itu seperti biasanya.
"Mereka silakan mau berkerumun, mau lihat Java Jazz juga boleh. Kan mau ada Java Jazz," kata Terawan di Bandara Halim Perdanaksuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2).
Walakin, mantan kepala RSPAD Gatot Subroto itu menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap memantau warga yang telah diizinkan pulang dari observasi. Pemantauan itu akan dilakukan dinas kesehatan di daerah asal mereka.
"Jadi dinas kesehatan itu hanya membantu mereka ini," terang Terawan.
Lebih lanjut Terawan mengatakan, warga negara Indonesia (WNI) yang diobservasi setelah dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok itu juga telah memperoleh sertifikat kesehatan. Sertifikat itu sebagai bukti bahwa mereka selama masa observasi tidak menunjukkan gejala coronavirus.
"Jadi teman dari WHO ada bersama-sama dengan saya satu pesawat juga menjemput dan mengantar sampai Halim. Ini semua disaksikan teman WHO dari representatif kepalanya di sini sehingga mereka bisa melihat langsung betapa kami ini sangat terbuka," kata dia.(tan/jpnn)
Menkes Terawan Agus Putranto meyakini 285 warga yang telah melewati masa observasi di Natuna selama dua pekan tidak terjangkit virus corona.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Berceramah di Harvard, dr. Terawan Beberkan Immunotherapy Nusantara
- Kabar Gembira Ini Sudah Disebar di Grup WA PPPK & CPNS 2024
- Sebegini Pelamar PPPK Tahap 2 yang Sanggahannya Diterima dan Ditolak
- 1.500 Tenaga Non-ASN Natuna akan Diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu
- Data Jumlah Pelamar PPPK Tahap 2 Dinyatakan TMS di Setiap Formasi
- Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 Natuna, 910 MS