Doktor Erick Thohir
Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Tokoh publik yang paling banyak mendapat gelar doktor kehormatan ialah Megawati Soekarnoputri.
Dia punya sederet gelar doktor honoris causa dan dua gelar guru besar kehormatan, salah satunya dari Universitas Pertahanan (Unhan).
Megawati juga mendapatkan gelar kehormatan dari universitas di luar negeri, seperti Korea Selatan.
Megawati terlihat senang dengan gelar-gelar itu. Terbukti dia sering membanggakan gelar-gelar itu dalam berbagai kesempatan.
Dia mengatakan masih akan ada gelar-gelar kehormatan yang akan diberikan kepada dirinya, dan dia memberikan indikasi akan tetap menerima gelar-gelar itu.
Gelar doktor kehormatan maupun guru besar kehormatan sering menjadi komoditas politik, dan sering juga diperjualbelikan kepada orang-orang yang tidak layak dan tidak berhak.
Beberapa tahun lalu hal itu sempat menjadi kontroversi dan para penerima gelar kehormatan sempat tiarap.
Akan tetapi, belakangan obral gelar itu makin marak, terutama kepada pejabat-pejabat publik dan tokoh politik. Puan Maharani menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Diponegoro, Semarang. Muhaimin Iskandar menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Airlangga, Surabaya. Tidak semua civitas akademi rela dengan obral gelar itu, tetapi kampus tidak peduli.
Kali ini, Erick Thohir menjadi sasaran kritik mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, yang menganggapnya tidak layak menerima anugerah doktor honoris causa.
- Bukan 2 Dekade, Hanya Butuh 2 Era Ketum PSSI Indonesia Bisa Tembus Ranking 123 FIFA
- Doa Ketum PSSI Mengiringi Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan