Donald Trump Umumkan AS Telah Membunuh Pemimpin AQAP, Jaringan Mematikan Alqaeda

jpnn.com, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengumumkan Amerika Serikat telah membunuh Qassim al-Raymi, pemimpin kelompok Alqaeda di Semenanjung Arab (AQAP).
Al-Raymidalam tewas dalam operasi pasukan Amerika Serikat melawan terorisme di Yaman.
"Di bawah komando Rimi, AQAP melakukan kekerasan terhadap warga sipil di Yaman dan berupaya meluncurkan sekaligus menginspirasi sejumlah serangan melawan Amerika Serikat dan pasukan kami," kata Trump melalui pernyataan.
"Kematiannya semakin melemahkan AQAP dan pergerakan al-Qaida secara global serta membuat kami untuk segera melenyapkan ancaman kelompok ini terhadap keamanan nasional kami," katanya. Trump tidak menyebutkan kapan pastinya Raymi tewas.
Amerika Serikat menganggap AQAP sebagai salah satu cabang paling mematikan dari jaringan Alqaeda, yang didirikan oleh Osama bin Laden.
Sejumlah laporan di Yaman dalam beberapa hari belakangan menunjukkan bahwa Raymi tewas dalam serangan pesawat nirawak di Kota Marib. Reuters tak bisa memverifikasi laporan tersebut.
Sementara itu, seorang pejabat pemerintah Yaman mengatakan kepada Reuters bahwa telah terjadi serangan pesawat nirawak di kota Marib tetapi bukan Raymi yang terbunuh. (reuters/antara/jpnn)
Amerika Serikat menganggap AQAP sebagai salah satu cabang paling mematikan dari jaringan Alqaeda, yang didirikan oleh Osama bin Laden.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump