Dor! Hadeng Tewas di Belakang Kemudi Speedboat

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, sesuai kronologisnya, perampokan sadis kali ini terjadi di perairan Muara Bulungan, tepatnya di dekat lampu merah.
”Kejadian ini terjadi pada hari Rabu (kemarin, Red.) sekitar pukul 07.00 Wita,” ungkap pria yang akrab disapa Denny.
Setelah menembaki Hadeng, empat pelaku perampokan mengambil udang milik korban. Setelah itu, pelaku sempat mengancam Asrul agar tidak melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Denny pun menegaskan saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap keempat pelaku.
Dari catatan Polres Tarakan, dalam sepekan terakhir sudah tiga kali kejadian aksi perampokan hasil tambak, dengan lokasi kejadian yang berbeda. Polisi menduga, perampok di tiga tempat tersebut merupakan pelaku yang sama.
“Kami akan kejar pelaku. Tapi kami juga mengimbau agar para nelayan lebih berhati-hati usai memanen tambak. Untuk lebih amannya, pelaku usaha tambak bisa menghubungi polisi agar dilakukan pengawalan,” jelasnya. (*/sep/ash)
Aksi tindak kejahatan perampokan hasil tambak di perairan Kaltara kembali terjadi kemarin (9/8), hingga berujung tewasnya salah satu korban.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- 3 Pemudik Asal Depok Tewas Kecelakaan di Jalur Kamojang
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik
- 2 Warga Tewas Tersengat Listrik di Mamuju
- 8 Orang Tewas Kecelakaan Selama Arus Mudik 2025 di Aceh