Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, ENTREV Hadir di Electricity Connect 2024

Sebab, untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang merakyat dibutuhkan mobilisasi investasi sebesar USD 13-18 juta.
“Kolaborasi adalah inti dari keberhasilan transisi ini. Kami percaya bahwa dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, Indonesia dapat menjadi pionir dalam adopsi kendaraan listrik di Asia Tenggara,” tegasnya.
Lead Drive Electric Indonesia Etsa Amanda menambahkan ENTREV memainkan peran penting dalam menghubungkan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
“ENTREV menjadi katalisator yang mempertemukan pemangku kepentingan lokal dengan mitra global. Hal ini tidak hanya mempercepat adopsi EV tetapi juga membawa inovasi teknologi yang relevan ke Indonesia,” ujar Etsa.(mcr10/jpnn)
Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicles in Indonesia (ENTREV) terus mendorong kemajuan kendaraan listrik di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Harga Emas Antam Hari Ini 4 April, Turun!
- Sokonindo Tunjukkan Komitmen pada Kendaraan Listrik dan Ekspansi Pasar RI
- Mendunia, Herco Digital Raih Penghargaan di Asia Tenggara
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Prabowo Bertemu Menlu Prancis, Minta Perluas Kerja Sama Pertahanan dan Teknologi