Dorong Penerapan Ecosystem Digital di Setiap Daerah

Jumlah itu sebanding 65 persen penduduk APEC yang berjumlah 2,85 miliar jiwa.
Jasa daring yang mempunyai pasar sebesar USD 1,6 triliun diperkirakan akan tumbuh 13 persen per tahun sampai 2020.
Di mana dua pertiga nilai tersebut berasal dari e-Retail dan e-Travel.
Oleh karena itu, dirinya selalu mendorong lahirnya wirausahawan yang milenial dan tidak gagap akan teknologi.
Pasalnya, di era ini, pemasaran akan sangat mudah di mana sekarang kontrol tidak lagi dilakukan secara konvensional melainkan dengan digitilisasi.
"Jadi di mana pun, kapan pun pemantauan usaha bisa dilakukan melalui genggaman," tegasnya.
Di samping itu, semua pihak juga bisa memantau daerah yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Seperti yang terjadi di NTB, faktor ketersediaan ada di infrastruktur jalan, jaminan suplai listrik, serta kesiapan sarana sistem transportasi laut, udara, dan darat.
Era digital diyakini membawa perubahan besar dalam perdagangan dunia pada masa depan.
- Aktivis Buruh Indonesia Minta ILO Siapkan Regulasi Ekonomi Digital
- BLK 2025 Sukses Beri Edukasi untuk 10.000 Peserta, Perkuat Literasi Kripto Nasional
- Forum ITUC-Asia Pacific: Delegasi Indonesia Dorong Perlindungan Pekerja di Era Digital
- Bos Indodana Finance Berbagi Tips Mengelola Keuangan dengan Bijak
- Digital Realty Bersama, Babak Baru dalam Evolusi Digital
- Komisi VI DPR Apresiasi Langkah Strategis Telkom Perkuat Ekosistem Data Center Indonesia