Dosa Hanung Bramantyo di Film Jomblo

Bukan hanya tentang empat jomblo yang mengejar cewek idamannya, film hasil kerja sama Falcon Pictures dan Dapur Film itu juga membahas masalah yang lebih kompleks.
Yang sangat membedakan adalah kemunculan berbagai adegan yang berkaitan dengan media sosial.
Film tersebut berdurasi 110 menit. Selain perjuangan mendapatkan cinta, unsur-unsur lain yang berkaitan dengan hidup dan toleransi ikut disinggung.
Ditambah lagi, ada beberapa plot twist tak terduga dan kejutan yang dimasukkan sehingga membuatnya semakin menarik.
Masih dalam rangka penebusan dosa, Jomblo milenial itu lebih menyoroti kekuatan perempuan, khususnya dalam sebuah hubungan. Hanung menggambarkan bahwa perempuan dapat menentukan sikap dan tidak dapat disepelekan.
’’Itulah mengapa akhirnya saya ingin me-reboot. Ada sesuatu yang harus saya tebus,’’ kata sutradara yang juga penggemar berat novel Jomblo buatan Adhitya Mulya tersebut.
Namun, Hanung tidak serta-merta menghapus semua bagian dari film pertama. Fokus cerita masih ada pada empat sekawan jomblo dengan pemeran berbeda. Yakni, Agus (Ge Pamungkas), Olip (Deva Mahenra), Bimo (Arie Kriting) dan Doni (Richard Kyle). Juga ada tiga perempuan cantik yang menjadi idaman.
Yakni, Asri (Aurelie Moeremans), Lani (Indah Permatasari), dan Rita (Natasha Rizki). Empat sekawan yang berstatus jomblo itu memiliki masalah yang rumit ketika akan memiliki kekasih dan menimbulkan persaingan.
Perasaan berdosa mendorong Hanung menggarap ulang film Jomblo
- Alya Rohali Cerita soal Chemistry dengan Deva Mahenra di Setetes Embun Cinta Niyala
- Bintangi Film La Tahzan, Ariel Tatum Bercerita Begini
- Film Pabrik Gula Bakal Tayang Format 4DX, Arbani Yasiz Sambut Antusias
- Tantangan Refal Hady Perankan Daku dalam Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu
- Film Gowok Kamasutra Jawa Tayang Perdana di International Film Festival Rotterdam
- Reza Rahadian: Film Indonesia Raih Kepercayaan Penonton Lokal