Dosen Jarang Masuk Mengajar, Mahasiswa Gelar Demo

jpnn.com, BONDOWOSO - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso demo ke pihak direktorat di depan kampus, menuntut penertiban dosen yang jarang masuk memberi mata kuliah.
Selain berorasi, mahasiswa juga menggelar aksi teatikal agar pimpinan kampus mau keluar dan menemui peserta aksi.
Dengan menggunakan pengeras suara diatas mobil bak terbuka, dalam orasinya, mereka menuntut tentang perombakan sistem administrasi, kinerja pimpinan dan penyelenggara perkuliahan, disuarakan tepat di depan pintu masuk menuju kampus.
Spanduk berbagai kecaman akibat kinerja buruk pihak kampus yang merugikan mahasiswa juga ikut dibentangkan, hingga sore dan ketua STAI At-Taqwa tidak segera menemui, para mahasiswa semakin mendekat menuju ruangan ketua dan pimpinan STAI.
Ahmad Muzaki, peserta aksi, mengatakan, perombakan diminta mahasiswa lantaran sejak setahun terakhir kebijakan kampus sangat amburadul.
Utamanya dosen yang jarang sekali masuk kelas dan memberikan pekuliahan, sedangkan absensi dosen selalu penuh.
"Di sisi lain, kampus sangat ketat dalam hal pembayaran uang semester dan biaya perkuliahan lainnya," jelas Ahmad.
Selain beorasi, para mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal di depan kantor, bertema seorang wali mahasiswa yang sulit untuk membayar uang kuliah, sedangkan kampus tidak memberikan ilmu kepada anaknya.
Mahasiswa merasa tidak adil karena sudah membayar kuliah tapi dosen jarang mengajar.
- LLDIKTI IV Percepat Kenaikan Puluhan Jabatan Dosen Universitas Kristen Maranatha
- Bisnis Ilmu
- Ibas Sebut Penguatan Riset dan Pendidikan di Indonesia Harus Diperkuat
- Waka MPR Ibas Berharap Tukin Segera Dicairkan Demi Kesejahteraan Dosen di Indonesia
- Mensesneg Terima 9 Tuntutan BEM SI yang Satu Isinya Tolak Cewe-Cawe Jokowi
- Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Spanduk Tolak Asas Dominus Litis Bertebaran