DPD RI Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kolaborasi Antardaerah

Dalam FGD tersebut, Wakil Ketua DPD RI Sultan Najamudin memberikan sambutan sekaligus memberikan ide awal sebagai pemantik diskusi.
Sementara Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Tengah Dr. Abdul Kholik, dan Pakar Hukum Tata Negara UGM Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar bertindak sebagai pembicara dan narasumber dari diskusi yang dipandu oleh Senator dari DI Yogyakarta Afnan Hadikusumo.
Para pembicara menekankan pentingnya DPD dalam Sistem Ketatanegaraan RI, Optimalisasi kinerja DPD RI, Kolaborasi Senator antar Daerah, Otonomi Daerah, dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Daerah.
Sultan Najamudin menegaskan setiap anggota harus bisa memainkan peran sebagai Agregator, Katalisator, Evaluator, Promotor, dan Mediator.
Selain selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan kepentingan daerah, setiap anggota harus bisa melakukan hubungan yang baik dengan pemerintah, dan juga dengan lembaga negara yang lain.
Beroposisi memang bisa dilakukan dengan banyak cara, tetapi yang lebih penting adalah, bagaimana tujuan bisa tercapai dengan cara itu.
Zainal Arifin Mochtar dalam penjelasannya menyebutkan kekuasaan DPD RI perlu disadari oleh anggotanya sendiri.
DPD RI mewakili suara masyarakat yang lebih besar dari DPR RI. Setiap anggota DPD mempunyai dasar legitimasi yang kuat, tetapi perannya secara politik kelembagaan sangat kecil.
Sebanyak 40 orang Senator dari seluruh Indonesia mengikuti FGD bertema Optimalisasi Peran dan Fungsi DPD RI dalam Mewujudkan Aspirasi dan Kepentingan Daerah.
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Menteri ESDM: Mudik 2025 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- Peringati Hari Raya Idulfitri 1446 H, Sultan: Mari Kita Saling Memaafkan dan Mendukung Dalam Pengabdian
- Semester Pertama Sebagai Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama Kembali Raih Award, Selamat
- Sultan Apresiasi Pemerintah Lakukan Transfer Tunjangan Guru ASN Secara Langsung
- Pererat Silaturahmi Antarstaf, FOKUS DPD RI Gelar Buka Puasa Bersama