DPR Anggap RUU Pemilu Paling Seksi
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan pembahasan RUU Pemilu di DPR diprediksi akan berlangsung seru. Sebab, regulasi tersebut dinilai paling penting dan begitu seksi di parlemen.
Ini disampaikannya dalam diskusi bertajuk "Penataan Sistem Pemilu untuk Menghadirkan Efektifitas Sistem Presidensial" yang diadakan Fraksi Gerindra DPR di kompleks Parlemen, Kamis (20/10).
"UU Pemilu paling seksi dan paling menarik di DPR karena menyangkut anggota DPR, dirinya sendiri. Kami juga di komisi dua sampai hari ini masih diskusi. Apakah harus dibahas pansus atau tidak pansus," kata Riza pada acara yang dihadiri Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono, peneliti LIPI R Siti Zuhro dan para pemerhati pemilu.
Namun, saat ini DPR masih menunggu datangnya pemerintah membawa draft RUU Pemilu. Menurut Soni, rencananya sore ini Presiden Joko Widodo akan menandatangani amanat presiden (ampres) RUU tersebut.
"Pak menteri (Mendagri Tjahjo Kumolo) janji dari Juli draftnya. Tapi kita optimis karena sudah di meja presiden. Mudah-mudahan tidak ada kepentingan-kepentingan tertentu, sehingga molor terus," sindir Riza.
Riza menjelaskan RUU ini menyangkut banyak hal berkaitan dengan konstitusi dan kenegaraan. Dan semua orang berkepentingan terhadap RUU ini. Dari paparan politikus Gerindra itu setidaknya didapat beberapa poin krusial yang akan menjadi pembahasan alot. Antara lain soal parliamentary threshold, sistem terbuka atau tertutup.
"Partai-partai lama, PDIP, Golkar, PKS, PKB, maunya tertutup. Yang diperdebatkan hanya itu saja. Termasuk presidential threshold. Sementara ada putusan MK, pemerintah konsisten tidak," ujar Riza.
Selain itu mengenai jumlah daerah pemilihan (dapil), jumlah kursi di setiap dapil, hingga aturan untuk mengantisipasi politik uang. Soal yang terakhir, RUU Pemilu dimungkinkan mengakomodasi ketentuan di UU Pilkada berkaitan sanksi diskualifikasi untuk yang terbukti main uang.(fat/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan pembahasan RUU Pemilu di DPR diprediksi akan berlangsung seru. Sebab, regulasi tersebut
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu
- Rano Karno Bakal Hadiri Retret Kepala Daerah, Berangkat ke Magelang Malam Ini