DPR dan Pemerintah Sepakat Asumsi Ekonomi Makro
Selasa, 13 Maret 2012 – 14:30 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Asumsi Ekonomi Makro
JAKARTA - Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas serta Gubernur Bank Indonesia akhirnya menyepakati asumsi makro APBNP tahun 2012. Kesepakatan asumsi makro APBNP-2012 tersebut mencakup empat hal yaitu tingkat pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat dan suku bunga SPN. Pada indikator kedua yakni inflasi dari 5,3 persen pada APBN 2012 disepakati menjadi maksimal 7 persen.
"Untuk empat indikator tersebut disepakati untuk menggunakan pendekatan range," kata Ketua Komisi XI DPR, Emir Moeis, saat raker, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (13/3).
Baca Juga:
Sektor pertumbuhan ekonomi, kata politisi PDI-P itu disepakati rangenya pada kisaran 6,5 (plus-minus) 0,2. Artinya terjadi perubahan dari semula 6,7 persen di APBN 2012.
Baca Juga:
JAKARTA - Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas serta Gubernur Bank Indonesia akhirnya menyepakati asumsi makro APBNP
BERITA TERKAIT
- IOC dan TCL Umumkan Kemitraan Top Global Hingga 2032
- Impor Minyak Mentah dan BBM tak Bisa Dihindarkan Lagi
- Dirut Pertamina Memastikan Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas
- Layanan Bank Emas Pegadaian Diresmikan, BRI Group Semakin Optimistis Perkuat Ekonomi Nasional
- Gandeng Japnas, Sarana Jaya Genjot Penjualan Cat
- Bea Cukai Memperkuat Pengawasan untuk Melawan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual