DPR Dorong Kedepankan Kepentingan Nasional
Kamis, 17 November 2011 – 04:06 WIB

DPR Dorong Kedepankan Kepentingan Nasional
Asmiati menjelaskan Pemerintah harusnya tegas menyikapi permintaan tambahan spektrum 3G di band 2.1GHz oleh provider Axis. Tidak kemudian kata dia, memaksa Telkomsel yang didesak pindah agar blok spektrumnya ditempati Axis. “Sebagai perusahaan yang sebagian besar sahamnya dimiliki negara, Telkomsel punya kesempatan untuk memenangkan pertarungan tidak pindah frekuensi sebaliknya mendapatkan tambahan blok (4,5,6),” ungkapnya.
Lebih lanjut, Asmiati mengatakan ada dua kepentingan yang mencolok pada perebutan layanan data ini. Pertama, kepentingan bisnis asing dalam hal ini Axis dan Tri dan yang kedua kepentingan nasional dalam hal ini Telkomsel. Menurutnya, Telkomsel sebagai kepemilikan sahamnya masih dikuasai Telkom seharusnya mendapat proteksi dalam upaya mendapatkan penambahan frekuensi tanpa harus melalui proses lelang.
“Namun berkedok pada Kepmen No. 268/2009 yang menyatakan pemerintah memberikan semua operator tambahan spektrum kedua yang dicadangkan, Axis menggiring opini bahwa Telkomsel menjadi sandungan dalam upaya penataan frekuensi ini,” ucap Asmiaty.
Perseteruan perebutan kanal ini ditanggapi Wakil Ketua Komisi I, Hayono Isman. Pada kesempatan yang sama, Hayono mengatakan kepentingan nasional harusnya di kedepankan. Makanya kata dia, dibutuhkan komitmen bersama untuk melakukan evaluasi berbagai peraturan yang tidak memihak kepada kepentingan nasional.
JAKARTA - Direktur Center for Indonesia Telecommunications Regulation Study (CITRUS), Asmiati Rasyid memastikan layanan data wireless akan menjadi
BERITA TERKAIT
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif