DPR Ingatkan Penegak Hukum Tak Lagi Berebutan Kasus
Kamis, 16 Agustus 2012 – 22:00 WIB

DPR Ingatkan Penegak Hukum Tak Lagi Berebutan Kasus
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie menyatakan dalam masa persidangan I Tahun Sidang 2012-2013, DPR akan fokus untuk mengawasi kinerja penegak hukum di Indonesia. Di antaranya Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiga aparat tersebut diharapkan dapat bekerja profesional dan tidak berlarut-larut dalam menangani sebuah kasus.
"Ketiga aparat penegak hukum ini diharapkan melakukan koordinasi yang sinergis dalam menuntaskan proses penyelidikan dan penyidikan dengan cepat, tepat dan tidak berlarut. Semua penegak hukum harus menaati peraturan perundang-undangan," ujar Marzuki dalam pidato pembukanya dalam rapat bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).
Fokus mengenai masalah penegakan hukum ini kembali mencuat setelah terjadi sengketa kewenangan antara kepolisian dan KPK dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek driving simulator di Korlantas Polri. DPR dalam beberapa kesempatan sudah meminta kedua lembaga penegak hukum tersebut untuk menyelesaikan kasus itu tanpa berseteru apalagi bersaing.
Selain masalah penegak hukum, kata Marzuki, DPD dan DPR RI juga akan fokus untuk penyelesaian masalah pertanahan terutama berkaitan dengan kepemilikan, penguasaan, dan pengelolaan atas tanah. Menurutnya gejojak konflik agraria yang terjadi belakangan init merupakan kebijakan dalam rangkaian antar rezim pemerintah. Oleh karena itu diperlukan antisipasi dan menjadi prioritas semua pihak.
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie menyatakan dalam masa persidangan I Tahun Sidang 2012-2013, DPR akan fokus untuk
BERITA TERKAIT
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump