DPR Menuntut Tindakan Tegas Bagi Pemalsu Hasil Swab Tes Jemaah Umrah
Senin, 23 November 2020 – 18:59 WIB

Ilustrasi swab test Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com
Dalam rapat itu juga, Fachrul juga mengungkap bahwa kloter pertama dan kedua terdapat 13 jemaah positif Covid-19.
Perinciannya kloter pertama delapan orang, dan kedua ada lima jemaah positif Covid-19. "Sekarang sudah kembali semua," tegasnya.
Untuk kloter ketiga, 8 November 2020, tidak ada jemaah yang positif Covid-19.
Lebih lanjut Fachrul mengatakan pihaknya tidak memberikan sanksi, karena pemberitahuan kala itu memang tergesa-gesa. "Sehingga kami hanya memberikan peringatan saja," jelasnya.
Dia mengatakan pihaknya menekankan kalau masih terjadi lagi, akan diberikan sanksi berat. (boy/jpnn)
DPR meminta Menag Fachrul Razi dugaan pemalsuan hasil swab test jemaah umrah dibawa ke ranah penegak hukum. Ini bukan persoalan main-main.
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Mardiono Lakukan Doa Bersama Untuk Melepas Jemaah Umrah di Kantor DPP PPP
- Biaya Haji 2025, Pemerintah Usulkan Bipih Rp 65,3 Juta
- Calon Wakil Walkot Cilegon Fajar Melepas Keberangkatan Jemaah Umrah Gratis
- Dahulu Suka Piknik Bareng, Ratusan Warga Windan Kini Kompak Pergi Umrah Bersama