DPR Minta BPK Lakukan Audit Khusus Dana CSR PT Telkom

Namun pertumbuhan laba 2017 tersebut lebih rendah dibanding pertumbuhan laba pada 2016 yang sebesar 24,94 persen (year-on-year/yoy).
"Ini sangat penting bahwa keberadaan Telkom ini harus lebih cepat pertumbuhan kinerjanya agar tidak akan tertinggal jauh. Saya lihat, perlu didukung oleh manajemen yang lebih baik, perlu didukung manajemen puncak yang lebih agresif", tegas Azam.
Untuk menjawab kekecewaan beberapa ormas keagamaan tentang kebijakan dana CSR PT Telkom, Azman mendesak audit khusus oleh BPK terkait masalah tersebut. Permintaan audit khusus Dana CSR tersebut bisa oleh DPR atau dari Menteri BUMN.
Senada dengan Azman, Marwan Batubara dari Indonesian Resources Studies (IRESS) menyebutkan harus ada permintaan secara resmi kepada BPK, bisa melalui DPR.
Menyoal penyaluran dana CSR yang tidak proporsional, Marwan menyesalkan kebijakan direksi Telkom tersebut. Menurut Marwan, selain tidak sensitif, direksi PT Telkom terlihat tidak sejalan dengan agenda Presiden Joko Widodo yang gencar menguatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama.(gir/jpnn)
Hal ini dilakukan untuk memastikan benar atau tidaknya dugaan publik terhadap penyaluran dana CSR Telkom yang tidak proporsional.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Arus Mudik 2025, Telkom Hadirkan Wifi Corner Indibiz Gratis
- Telkom Solution Beri Solusi Digital Inovatif untuk Segmen Market Enterprise Business
- Solusi AI Telkom: Inovasi Digital untuk Tingkatkan Daya Saing Bisnis
- Telkom Solution Hadirkan 3 Solusi Unggulan Digital Inovatif
- Komisi VI DPR Apresiasi Langkah Strategis Telkom Perkuat Ekosistem Data Center Indonesia