DPR Minta Kementan Segera Antisipasi Kelangkaan Daging
Rabu, 21 November 2012 – 01:02 WIB

DPR Minta Kementan Segera Antisipasi Kelangkaan Daging
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron mengatakan sudah memprediksi kelangkaan daging seperti yang terjadi saat ini. Makanya, ia meminta Kementerian Pertanian (Kementan) harus mengambil langkah-langkah antisipasi mengenai kelangkaan daging agar harga di pasaran tidak terus melonjak.
Ketua Depertemen Pertanian DPP Partai Demokrat ini menjelaskan sinyalemen kelangkaan daging sudah terlihat saat menjelang Idul Fitri lalu. Saat itu kata dia, harga daging sapi melonjak tinggi dan Kementerian Pertanian menarik kuota impor sapi triwulan III dan IV untuk memenuhi supply menjelang idul fitri.
“Saya sudah memertanyakan dalam beberapa rapat kerja dan rapat dengar pendapat perihal penggunaan kuota triwulan III dan IV ini, strategi mengantisipasi kekurangan di akhir tahun, karena masih ada momentum Idul Adha, Natal dan tahun baru yang diprediksi konsumsi daging sapi akan meningkat," kata Herman di gedung parlemen, di Jakarta, Selasa (20/11).
Menurut Herman, populasi sapi dalam negeri hasil sensus sapi potong, sapi perah dan kerbau (PSPK) 2011 adalah; jumlah sapi potong 14,8 juta ekor, sapi perah 597,1 ribu ekor, dan kerbau 1,3 juta ekor. “Sehingg totalnya 16,7 juta ekor,” tegasnya.
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron mengatakan sudah memprediksi kelangkaan daging seperti yang terjadi saat ini. Makanya,
BERITA TERKAIT
- Kantongi Izin Kawasan Berkat, PT Globalindo Intimates Siap Dorong Ekspor Garmen dari Klaten
- Gaprindo Jelaskan Fakta Rencana Penyeragaman Kemasan Rokok
- Raih Best CFO 2025, Romy Wijayanto Sukses Bawa Bank DKI Berprestasi
- ACC Hadir di Syariah Financial Fair 2025
- Pertamina Soal Tudingan Oplosan Pertalite-Pertamax di Jateng
- TCL Hadirkan TV QD Mini LED dengan Harga Terjangkau