DPR Minta Penggunaan Dana Desa Dievaluasi
Selasa, 31 Januari 2017 – 16:38 WIB

Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE,M.Si di dampingi Dandim 1702 Jayawijaya letkol inf. J.A.krismadi dan Sekda Tolikara Dance y.Flassy,SE,M.Si secara simbolis menyerakan sejumlah dana Bandes, Honor aparat Kampung,honor ketua dan anggota LMA, dana prospek, serta dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Foto: Ist Ilustrasi by:
Apalagi bila melihat angka kemiskinan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2016. Ternyata, tingkat kemiskinan di pedesaan meningkat menjadi 14,11 persen dari angka sebelumnya 14,09 persen.
"Di situ terjadi kontradiksi. Di satu sisi anggaran dari APBN banyak digelontorkan ke desa, sedangkan kemiskinan di desa justru meningkat. Ini ada apa?" tambahnya mempertanyakan.(fat/jpnn)
Anggota Komisi V DPR M Nizar Zahro mendesak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT), bersama Kementerian Keuangan
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Prabowo Bentuk 70 Ribu Koperasi Desa, Anggarannya dari Sini
- Terdakwa Korupsi Dana Desa Dituntut 5,6 Tahun Penjara
- Kemendes PDT Punya Peran Besar Menopang Ketahanan Pangan
- Mendes Yandri: Laporkan Kades yang Diduga Menyelewengkan Dana Desa, Jangan Dilindungi
- Kemendes PDT akan Jalankan 12 Rencana Aksi, Salah Satunya Swasembada Pangan
- Mendes Yandri Sebut Dana Desa 2025 Difokuskan untuk Atasi Kemiskinan hingga Stunting