DPR Sarankan KRL Ekonomi Tetap Dipertahankan
Selasa, 26 Maret 2013 – 19:24 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR, Usman Ja'far meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunda rencana penghapusan kereta api listrik (KRL) ekonomi jurusan Serpong dan Bekasi. Menurutnya, PT KAI belum siap menghentikan operasional KRL ekonomi seiring kerasnya penolakan masyarakat. Untuk itu politisi PPP ini mengharapkan formula dan opsi kebijakan penghapusan KRL ekonomi sebaiknya dimatangkan terlebih dahulu. Setelah konsep dimatangkan, lanjutnya, baru disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.
"Ini membuktikan PT KAI belum sepenuhnya memberi penjelasan secara terang kepada publik. Bahwa ada komunikasi yang tidak berjalan dengan baik yang dilakukan oleh PT KAI," ujar Usman kepada JPNN, Selasa (26/3).
Baca Juga:
Jika mengikuti proses pembahasan KRL di Komisi V DPR dengan pemerintah dan PT KAI, katanya, rencana penggantian KRL ekonomi dengan KRL AC ekonomi sebenarnya masih belum matang. Usman menilai belum ada kesiapan sepenuhnya baik soal perencanaan maupun antisipasi atas dampak penerapan kebijakan itu.
Baca Juga:
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR, Usman Ja'far meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunda rencana penghapusan kereta api listrik (KRL) ekonomi jurusan
BERITA TERKAIT
- Produk SIG Diminati, Toko Bangunan Ini Makin Cuan Lantaran Fokus Pasarkan Semen Hijau
- Persiapkan Masa Pensiun yang Aman untuk Karyawan, IFG Gelar Seminar & Talkshow
- Bukalapak Menolak Tutup, Lakukan Transisi
- Qatar Buka Keran Investasi untuk Bangun 1 Juta Rumah di Indonesia
- PT Patra Jasa Raih 3 Penghargaan Top Digital Awards 2024
- Berkat Program BMD, Omzet Keripik Tempe Yuliza Melonjak