DPR Segera Punya Aplikasi Pengaduan Online
![DPR Segera Punya Aplikasi Pengaduan Online](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2018/02/01/bambang-soesatyo-foto-boy-muhamadjpnncom.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo DPR menekankan pentingnya aplikasi digital yang memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi pengaduan kepada para wakilnya di parlemen.
Hal ini sebagai upaya menjadikan parlemen modern dengan indikator utama transportasi, representasi dan pemanfaatan teknologi informasi.
Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan, adanya aplikasi ini akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi tentang kegiatan dan hasil-hasil kegiatan DPR.
Melalui aplikasi ini, ujar dia, masyarakat juga lebih mudah memberikan aspirasi pengaduan kepada DPR, semudah update status di media sosial melalui handphone.
“DPR harus memiliki sistem aplikasi yang memudahkan masyarakat zaman now menyampaikan aspirasi pengaduan kepada para wakilnya di DPR,” kata Bamsoet di gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/2).
Jadi, ujar dia, untuk mengetahui pengaduan yang disampaikan mereka tidak perlu lagi datang ke parlemen. Cukup dengan klik layar komputer atau handphone mereka sudah mengetahui sampai mana proses pengaduan.
Sekjen DPR Damayanti memastikan gagasan Bamsoet akan direalisasikan dalam waktu dekat. DPR akan meluncurkan sistem aplikasi penyerapan pengaduan masyarakat pada pekan depan.
“Launching rencananya dilakukan pekan depan sebelum penutupan masa sidang. Dilakukan langsung oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo," kata Damayanti.
Ketua DPR Bambang Soesatyo DPR menekankan pentingnya aplikasi digital yang memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi ke wakilnya di parlemen
- 11 Rekomendasi Penyelesaian Honorer, Pemerintah & DPR RI Perlu Mendengar
- Bappenas Minta Tambah ASN & Kantor Baru di Tengah Efisiensi Anggaran, Hillary: Apa Urgensinya?
- Revitalisasi Institusi dan Raja Kecil Pada Hierarki Kepemimpinan Nasional
- Vonis Harvey Moeis Diperberat, Komisi III DPR: Ini Tamparan untuk Kejaksaan
- Polda Babel Sukses Berantas Geng Motor, Sahroni: Strateginya Patut Dicontoh
- Komisi IV Tunda Pembahasan Efisiensi Anggaran Bareng Mitra, Ini Masalahnya