DPR: Sikapi Demo Jangan dengan Kebencian
Senin, 17 Juni 2013 – 17:19 WIB

AKSI - Ribuan massa menolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6). Foto: Ricardo/JPNN
JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan aksi demo di sebuah negara demokrasi merupakan suatu keniscayaan. Karena itu, aparat kepolisian agar tidak melihat aksi demo dengan sebuah kebencian hingga terjadi tindakkan kekerasan.
"Aksi demo di negara demokrasi adalah suatu keniscayaan. Polisi tugasnya mengamankan jalannya demo dan tidak melihat demo itu dengan sebuah kebencian," kata Marzuki Alie, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (17/6).
Dalam melakukan pengawalan terhadap aksi demo, lanjut Marzuki, pandanglah para pendemo sebagai saudara sendiri yang tengah menyampaikan aspirasinya. Demikian juga halnya dengan demonstran. Marzuki Alie meminta agar menyampaikan aspirasi itu dengan baik dan efektif sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
"Demo itu kegiatan demokrasi. Tapi dalam berdemo harus mampu untuk menahan diri, tidak merusak, memrovokasi sehingga aspirasi yang disampaikan itu efektif," harap politisi Partai Demokrat itu.
JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan aksi demo di sebuah negara demokrasi merupakan suatu keniscayaan. Karena itu, aparat kepolisian agar
BERITA TERKAIT
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Bonggas Chandra Tegaskan Sekda Sebagai Partner Strategis Bagi Kepala Daerah
- Masuk Ancol Gratis Sepanjang Ramadan, Ngabuburit Makin Seru