Dr Priyambudi Sulistiyanto Bangga Mencetak Generasi Australia yang Belajar Bahasa Indonesia

Kegiatan setelah pensiun
Setelah pensiunnya nanti, Budi mengatakan bukan berarti kontribusinya sebagai akademisi juga akan selesai.
"Saya ingin mendedikasikan waktu saya untuk universitas-universitas di Indonesia, jika saya dibutuhkan mungkin 1 bulan intensive research mengajar atau masterclass," ungkapnya.
Rabu kemarin (1/12), ia baru meluncurkan bukunya yang berjudul "Indonesia dalam Pusaran Politik Regional" secara online.
Buku tersebut berisi 13 tulisan yang dikerjakan Budi dari tahun 1994 hingga 2014 mengenai refleksi Indonesia "dalam dinamika dan arus pasang-surut politik regional".
"Perasaan saya bahagia. Saya terlalu lama hidup di luar negeri, sudah punya harta, takhta, dan jabatan ... ini buku pertama saya dalam Bahasa Indonesia," ujarnya.
Ia juga berencana untuk menulis novel tentang perjumpaannya dengan warga di Adelaide, sembari terus menjalankan hobinya: bersepeda keliling kota.
Beberapa mahasiswa Australia yang pernah diajarkan oleh Dr Priyambudi Sulistiyanto sekarang sudah
Redaktur & Reporter : Adil
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana