Drama Dua Negara di Balik Pembakaran Al-Qur'an

Apakah legal membakar kitab suci di Australia?
Secara hukum, orang yang membakar Al-Quran di Australia mungkin tidak akan menerima konsekuensi apa-apa.
Australia tidak memiliki undang-undang federal penistaan agama.
Beberapa negara bagian masih memiliki undang-undang seperti itu di buku-buku karena unsur historis yang diwariskan hukum umum Inggris, tapi hanya terkait tindakan melawan agama Kristen.
Queensland dan Australia Barat menghapus undang-undang penistaan agama mereka, sementara para ahli mengatakan negara bagian lain yang menyebutkan penistaan agama dalam hukum pidana mereka sangat tidak mungkin untuk mengadili pelaku potensial.
Seorang pria yang membakar halaman Al-Quran dan Alkitab di Queensland pada tahun 2010 hampir kehilangan pekerjaannya dan menghadapi reaksi publik, tetapi tidak ada konsekuensi hukum.
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari laporan ABC News.
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Sudah sepekan hubungan Irak dan Swedia memanas, diwarnai dengan unjuk rasa yang menyerang kantor kedutaan
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang
- 'Jangan Takut': Konsolidasi Masyarakat Sipil Setelah Teror pada Tempo
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Krisis Telur, Sampai Terpaksa Impor
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi