Dramatik Datar
Oleh: Dahlan Iskan
.jpeg)
jpnn.com - Di antara pilkada kemarin yang paling dramatis adalah Kalsel dan Bengkulu. Di samping yang di Jakarta --yang masih harus pilkada putaran kedua.
Selebihnya, datar-datar saja: yang didukung mantan Presiden Jokowi menang semua.
Paling sial memang Rohidin Mersyah di Bengkulu. Tinggal tiga hari lagi pilkada Rohidin ditangkap KPK.
Penangkapannya pun dramatis. Pakai kejar-kejaran. Di jalan raya antara Bengkulu-Padang.
Rohidin Mersyah masih menjabat Gubernur Bengkulu, sampai Desember depan. Sebagai incumbent posisinya kuat.
Hari itu lima kepala dinasnya ditangkap KPK. Tuduhannya: setor uang ke pribadi gubernur untuk biaya pemenangannya di pilgub.
Saat lima kepala dinas masih ditahan di Polres, KPK mengejar Rohidin.
Kalau saja dia berhasil sembunyi selama tiga hari, bisa jadi hasil pilgubnya beda.
Kalau saja kemenangan Pramono Anung-Rano Karno tidak sampai 50 persen maka di putaran kedua akan bertemu Ridwan Kamil dan Suswono. Ini bisa berdarah-darah.
- Solusi Layanan yang Lebih Cepat dan Efisien, Bea Cukai Belawan Luncurkan BESTLINE
- Seusai Ikuti Retret Kepala Daerah, Ahmad Luthfi Langsung Berdinas
- Berfoto Bersama Prabowo, Jokowi, dan SBY, Puan: Silaturahmi Presiden dengan Ketua Lembaga
- Selaraskan Akademik & Spiritual, Madina Islamic International School Cetak Generasi Unggul
- Oplosan Blending
- Herman Deru-Cik Ujang Kompak Ikuti Parade Senja yang Dihadiri Prabowo, Jokowi dan SBY